Nyobain KrediFazz, Aplikasi Kredit Terbaru Bunga Bersahabat!

Banyaknya aplikasi kredit terpercaya di jaman sekarang, menurut saya amat-sangat bisa membantu banyak orang yang lagi kepepet butuh bantuan pinjaman. Namanya kepet dan darurat, siapa sih yang bisa nebak kapan datengnya? Bisa jadi tiba-tiba anak sakit, harus beli obat, kendaraan rusak, rumah bocor, mesin air mati, dll.

Yaah, kalo ngomongin konsep ideal, emang harusnya kebutuhan darurat perlu dicover sama tabungan darurat daripada pinjaman. Gimana caranya bisa punya dana darurat? Ya disisihin dan diniatin tiap bulan. Minimal 10% dari total penghasilan per bulan.

Tapi namanya orang, pasti punya alasan masing-masing nggak punya tabungan darurat sampe pas ada kebutuhan mendesak jadi harus pinjam sana-sini. Termasuk saya sendiri, hehehe. Karena satu dan lain hal, sebenernya kalo saya aware banget sama dana darurat. Udah punya tabungan, tapi karena satu dan lain hal jadi kepake semua.

Sebulan yang lalu ada satu kebutuhan yang nggak bisa ditunda sementara uang di rekening udah ngepas banget buat hidup sampe tanggal gajian. Akhirnya, kondisi ini mendorong saya buat ngulik aplikasi kredit alias pinjaman online.

Dari sekian banyak pilihan yang tersedia di Google Play Store, saya pilih cobain KrediFazz. Kenapa KrediFazz? Bukan cuma karena kepepet dan butuh pinjamannya cepet, tapi juga karena 3 hal utama berikut ini:

Aplikasi KrediFazz nggak melakukan aktivitas ilegal seperti mengakses kontak

Kalo kalian sempet ngikutin ribut-ribut aplikasi kredit dan pinjaman online, pasti aware kalo salah satu masalah besar dari aplikasi ini adalah banyak yang secara ilegal mengakses kontak pada smartphone penggunanya. Alhasil, ketika nasabah telat melakukan pembayaran, pihak aplikasi menghubungi semua data kontak tersebut untuk melakukan penagihan, mulai dari telepon sampai SMS. Kondisi ini tentu bikin banyak orang jadi takut pake aplikasi kredit.

Keunggulan utama KrediFazz bagi saya adalah adanya informasi yang jelas bahwa KrediFazz tidak melakukan hal tersebut atau mengakses kontak apabila saya download & menggunakan aplikasinya. Fyi juga, sebenarnya, jika sebuah aplikasi meminta izin untuk mengakses beberapa hal pada smartphone kita, bakal ada notifikasi yang harus kita putuskan mau diterima atau ditolak.

Kalo nggak bersedia, sebenarnya bisa langsung ditolak. Tapi di beberapa fintech, hal ini akan menjadi bahan pertimbangan persetujuan pinjaman. Menolak memberi izin = pinjaman tidak bisa diproses

Syukurnya, KrediFazz tidak memiliki syarat/aktivitas tersebut. Kamu juga bisa lihat apa-apa saja izin/permission yang diminta aplikasi KrediFazz pada laman Google Play Store sebelum download.

Suku bunga KrediFazz masih masuk akal dan bisa saya penuhi

Yang kedua, tentu aja perkara suku bunga. Emang sih saya butuh pinjaman cepet, nggak pake jaminan, dan survei. Dari kondisi ini, saya aware pastinya pinjaman saya berisiko tinggi (gagal bayar), makanya nggak heran kalo saya dikenain bunga tinggi juga. Tapi, sebagai calon debitur ya saya bisa milih dan nyari: mana-mana aja fintech yang bunganya sesuai sama kantong saya, toh?

Kebetulan ketemu KrediFazz yang bunganya 9% atau 0,3% per hari, setelah saya timbang-timbang akhirnya saya ambil. Karena pinjaman yang saya butuh juga nggak banyak, cuma Rp 1 jutaan dan bakal langsung saya tutup pas gajian. Dengan bunga tersebut, pinjaman yang harus saya kembaliin ada di kisaran Rp1.090.000.

Buat saya, bunga KrediFazz masih masuk akal untuk ukuran pinjaman online tanpa jaminan dan masih bisa saya penuhi. Beberapa fintech lain, bunganya banyak yang lebih tinggi dari KrediFazz dengan rata-rata angka maksimal di 0,8% per hari.

Pinjaman bisa cair 1 hari dan syarat daftar sesuai dengan saya

Yang terakhir, saya akhirnya nyoba KrediFazz karena syarat pendaftarannya pas dengan kondisi saya, yaitu:

  1. Berusia 18 – 60 tahun.
  2. Berdomisili di Indonesia.
  3. Memiliki penghasilan minimal Rp 3 juta per bulan.

Daftarnya cuma butuh KTP dan selfie, dengan proses kurang lebih 15 menitan. Setelah di-approve, dalam beberapa jam pinjaman yang saya ajuin udah bisa cair.

Sekarang, pinjamannya udah lunas kebayar. Yang enaknya, limit saya udah balik ke angka semula di KrediFazz. Jadi, sewaktu-waktu saya butuh, tinggal cairin aja. Nggak perlu daftar lagi dari ulang.

Kekurangannya, limit KrediFazz ini masih kecil, maksimal s.d Rp 1,5 juta. Emang cocoknya dipake buat kebutuhan-kebutuhan super urgent kayak tanggal tua, beli obat, atau kendaraan rusak dan perlu diservis.

Kalo ditanya kenapa sih pinjem ke aplikasi kredit, bukan ke temen aja atau ke kantor sekalian? Hehehe, kalo saya sih biar praktis aja, nggak perlu basa-basi, dan prosesnya nggak ribet. Dan menurut saya, aplikasi KrediFazz ini cukup membantu lho.