Niat Puasa Ramadan

Doa Niat Puasa dan Jadwal Imsak di Hari ke-26 Puasa Ramadan 1441 H  

Berikut ini adalah bacaan niat puasa Ramadan:

Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.

Artinya:

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan bukanlah hanya puasa saja. Bulan Ramadhan adalah momentum yang sayang untuk dilewatkan. Oleh karena itu kita sebagai umat Muslim disarankan untuk menambah pahala dengan melakukan amal ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini. Dengan mengerjakan amalan wajib dan sunnah, Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda saking istimewanya bulan Ramadhan ini. Berikut ini adalah keistimewaan amalan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW di bulan Ramadhan yang bisa kita contoh sebagai umatnya.

  1. Berpuasa

Puasa Ramadhan adalah kewajiban kepada setiap umat Muslim. Sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, maka Allah akan menghapuskan dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim).

  1. Fokus beribadah di 10 hari terakhir Ramadhan

Terdapat malam yang sangat istimewa yakni malam Lailatul Qadar yang adanya di antara 10 hari terakhir Ramadhan. Allah menjanjikan akan memberikan ampunan kepada umat-Nya yang beribadah di waktu 10 hari terakhir Ramadhan.

  1. Melakukan I’tikaf

I’tikaf adalah amalan yang berkaitan dengan malam Lailatul Qadar yang adanya di antara 10 hari terakhir Ramadhan. Adalah pahala yang sangat besar bagi mereka yang berhasil mendapatkan keistimewaan malam Lailatul Qadar.

  1. Amalan malam Lailatul Qadar

Adapun amalan yang disunnahkan untuk dilaksanakan pada malam Lailatul Qadar adalah memperbanyak ibadah sunnah, dzikir, serta membaca Al-Qur’an.

Riwayat dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR Bukhari).

  1. Berbuka dengan makanan manis

Berbuka puasa dengan makanan yang manis adalah disunnahkan. Sebagaimana Rasulullah SAW yang biasa memulai berbuka puasa dengan makan yang manis-manis, hal ini seperti yang dikatakan Iman Ja’far Ash Shidiq.

  1. Memperbanyak sedekah

Sedekah bisa dilakukan di bulan-bulan lainnya, namun di bulan Ramadhan ini sebaiknya dilakukan dengan intensitas yang lebih banyak karena banyak bersedekah di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan tersendiri. Apabila dilakukan selama sebulan penuh, maka bersedekah ini akan menjadi kebiasaan yang baik dan bisa dilanjutkan ke bulan-bulan selanjutnya. Salah satu bentuk sedekah yang bisa dlakukan adalah dengan memberikan makanan berbuka puasa untuk saudara Muslim lainnya yang melaksanakan ibadah puasa.

  1. Makan sahur

Makan sahur adalah salah satu amalan yang disunnahkan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Makan sahur itu mengandung berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya sebiji kurma.”

  1. Menjalankan shalat tarawih dan witir

Shalat tarawih adalah termasuk amalan sunnah bulan Ramadan yang istimewa karena sholat tarawih dikerjakan hanya pada malam bulan Ramadan. Ketika shalat tarawih berakhir, dilanjutkan dengan shalat witir dengan rakaat ganjil.

  1. Umroh atau haji di bulan Ramadhan

Ibadah umroh di bulan Ramadhan sangat berbeda dengan melaksanakan umroh di waktu lainnya karena melaksanakan umroh ketika bulan Ramadhan pahalanya seperti melaksanakan ibadah Haji. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Umrah pada bulan Ramadhan menyerupai haji.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Selama menjalankan umroh, amalan-amalan yang dilakukan pun akan Allah SWT lipat gandakan pahalanya. Tidak hanya itu, saat menjalankan umroh, berdoa, dan melakukan ibadah-ibadah lainnya, kita bisa lebih khusyu dan sungguh-sungguh memasrahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.