5 Tanda Aplikasi Kredit Cepat Ilegal

Pertimbangkan Tiga Hal Ini Sebelum Ajukan Pinjaman Online

 

Untuk orang-orang yang belum punya akses kredit ke bank, adanya aplikasi kredit cepat seperti Kredivo bisa menjadi solusi tercepat di saat butuh pinjaman, 

 

Apalagi sekarang, aplikasi kredit jumlahnya makin menjamur. Kalau kamu mencari di Google dengan kata kunci “pinjaman online”  atau bahkan di Google Play Store dan App Store, akan banyak sekali pilihan aplikasi kredit dari berbagai perusahaan fintech yang tersedia. Belum lagi tawaran yang muncul mulai dari iklan, media sosial, sampai telemarketing. 

 

Namun sayangnya, nggak semua aplikasi kredit yang ada di Google atau Google Play Store sudah memiliki izin dan aman digunakan. Di tengah banyaknya daftar aplikasi kredit cepat yang legal, banyak juga aplikasi kredit ilegal yang ‘menyamar’ dan patut diwaspadai. 

 

Nah, supaya kamu nggak terjebak, berikut ini ada 5 cara yang bisa kamu cek dan ingat  untuk mendeteksi aplikasi kredit cepat yang ilegal.

 

Nama tidak ada di situs resmi OJK

 

Hanya butuh satu klik untuk bisa mengecek apakah sebuah aplikasi pinjaman terdaftar di OJK atau tidak. Bisa ke situs OJK di: 

 

https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Default.aspx

 

Atau dengan mengecek melalui WhatsApp dan email resmi OJK. Nomor WhatsApp resminya adalah 081-157-157-157. Mulai chat dengan mengetik nama fintech aplikasi kredit, kirim pesan, dan tunggu sampai bot WhatsApp resmi OJK bisa memberikan jawaban terkait legalitas aplikasi tersebut. Untuk email, kamu bisa menghubungi atau mengirimkan email ke waspadainvestasi@ojk.go.id.

 

Dalam situs OJK di atas, kamu akan dengan mudah menemui rilis terbaru perihal daftar fintech yang legal dan terdaftar di OJK. Per 17 November, ada 104 fintech yang terdaftar beserta nama-namanya yang bisa kamu cek dengan jelas dan sesuaikan dengan fintech pilihanmu. 

 

Menggunakan SMS dengan bahasa aneh untuk penawaran pinjaman

 

Fintech yang legal cenderung tidak akan menggunakan SMS marketing dalam menawarkan pinjaman. Apalagi dengan menggunakan bahasa yang aneh dan campuran angka dan huruf seperti kata “P1nj4man”. Jika mendapat SMS seperti ini, apalagi jika informasinya meminta kamu menghubungi nomor WhatsApp khusus, bisa dipastikan ini adalah praktik fintech ilegal. 

 

Jangan sampai kamu terjebak, ya. Akan lebih baik jika kamu menggunakan layanan fintech yang punya platform resmi seperti situs atau aplikasi yang dapat diunduh secara resmi di Google Play Store atau App Store. 

 

Aplikasi tidak tersedia di Google Play Store atau App Store

 

Nggak cukup hanya punya aplikasi saja, fintech legal juga wajib mendaftarkan aplikasinya di Google Play Store atau App Store. Jika fintech punya aplikasi namun kamu harus mengunduhnya lewat file APK sebaiknya jangan dilanjutkan. Sebab, ini bisa jadi tanda jelas bahwa fintech belum berizin. Ditambah, mengunduh aplikasi di luar daripada platform Google Play Store dan App Store berpotensi mengandung malware atau virus lainnya yang tidak kita ketahui. 

 

Meminta izin akses ke kontak smartphonemu

 

OJK dan AFPI secara resmi sudah melarang fintech yang legal untuk mengakses kontak nasabah. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengecek bagian permissions atau izin yang diminta aplikasi ke smartphone-mu. Kalau masih menemukan fintech yang meminta izin akses ke kontak, kemungkinan besar statusnya ilegal. Sebaiknya, pertimbangkan ulang untuk menggunakan aplikasi tersebut dan cari alternatif lainnya. 

 

Seperti Kredivo yang sudah berdiri sejak tahun 2015. Bukan hanya sudah terdaftar di OJK, Kredivo juga terkenal sebagai fintech yang punya bunga lebih rendah dibanding fintech lainnya. Hanya 2,6% per bulan dengan opsi tenor 3/6/12 bulan untuk cicilan barang dan 1/3/6 bulan untuk pinjaman tunai yang berlaku untuk pengajuan mulai dari 500 ribu. 

 

Alamat kantor palsu atau kontak center tidak bisa dihubungi

 

Terakhir tapi nggak kalah penting, kamu pun bisa mengecek alamat kantor maupun kontak Tim CS dari perusahaan fintech terkait. Fintech yang legal pasti akan menggunakan alamat asli dan menginformasikannya lewat Google Business, situs, dan aplikasinya, sehingga bisa dengan mudah ditemukan oleh nasabahnya. 

 

Selain memastikan alamatnya valid via Google, kamu juga bisa mencoba menghubungi kontak Tim CS yang tertera, baik itu email, WhatsApp, atau telepon untuk memastikan bahwa Tim CS merespon. Sebab, tim CS adalah kontak pertama yang akan kamu hubungi jika terjadi sesuatu pada sistem, flow pinjaman, dan lain sebagainya. 

Leave a Comment